Pengalaman Tinggal di Badami Karawang Barat Selama 4 Tahun

Sebelum pindah ke Karawang timur saya sempat tinggal di Badami. Tinggal di sana ada kurang lebih empat tahun lamanya. Seperti anak rantau lainnya saya tinggal disana cuma ngontrak satu petak saja. Maklum supaya hemat,saya masih ingat harga kontrakan sekitar tahun 2014 disana harganya hanya 250 ribu rupiah. Dengan fasilitas seadanya saja,cuma kamar saja kosong cuma buat tidur dengan toilet berada di luar dipakai bareng-bareng dengan penghuni lainnya.

Pengalaman Tinggal di Badami Karawang Barat Selama 4 Tahun

Saya ngontrak di sana alasannya adalah selain harga murah juga dekat dengan tempat kerja yaitu di Kawasan KIIC. Untuk menuju ke KIIC naik motor paling lima menit saja. Karena Badami lokasinya di pintu masuk kawasan KIIC memudahkan ke tempat kerja.

Makin kesini Badami menurut pantauan saya makin rame saja. Hal itu bisa di lihat dengan perkembangan berbagai gedung, mulai dari mini market hingga holet dan tambah lebarnya jalan. Bukan tidak mungkin harga kontrakan disana juga sekarang makin mahal.

Di badami untuk mencari makan cukup mudah apalagi sekarang saya perhatikan banyak sekali yang jualan berbagai macam makanan.Mulai dari pecel ayam,mendoan ,batagor dll.

Selain itu juga mini market sekarang juga nambah banyak. Tidak usah ke kota Karawang jika ingin sekedar belanja kebutuhan sehari-hari.

Untuk bisa ke badami Karawang jika dari terminal Klari Karawang bisa naik angkot nomor 16 berhenti sampai flayover Badami. Atau naik ojek online juga bisa. Nah jika ingin ke kota Karawang dari Badami bisa naik angkot itu juga nomor 016. Jam operasioanalnya hanya sampai sore saja. Jika kamu mempunyai sepeda motor dan hedak mudik tapi tidak pakainya,bisa di titipkan ke penitipan motor. Cukup banyak juga tampat penitipan motor dan cukup aman juga.

Jalan Badami selalu ramai ketika jam jam masuk kerja. Misalnya dari jam 06.00 sampai dengan jam 08.00. Dan jam pulang kerja dari 15.00 sampai 19.00. Titik kemacetan jika parah bisa sampai hingga pemancingan mang ajo dan Perumnas Karawang.

Tapi semenjak ada pembangunan jalan dan pelebaran. Sekarang kemacetan sudah mulai berkurang. Secara keseluruhan menurut pengalaman saya tinggal di sana lumayan buat perjuangan di awal awal. Jika di bandingkan kita tinggal di kota yang mungkin bisa lebih malah. Selain itu juga Badami lokasinya lebih dekat dengan kawasan KIIC jadi hemat waktu dan tenaga juga.

Tinggalkan Balasan