Ingin Jualan Online Tapi Tidak Punya Produk Ini solusinya.

Setelah membuat toko online sendiri, langkah selanjutnya tentu adalah upload produk. Namun bagaimana jika Anda tidak punya produk untuk mengisi toko online yang sudah dibuat? tenang saja kita masih bisa mengisi dengan produk milik supplier untuk dijual ditoko online kita biasanya disebut Reseller dan dropshiper. Apa itu reseller dan dropshipper?

Solusi ingin jualan online tapi tidak punya produk jadi Reseller dan Dropshipper.

Reseller artinya Re kembali dan seller penjual,jadi kita menjual kembali produk yang sudah di beli,keuntungannya diperoleh dengan cara melebihkan dari harga saat membeli. Contoh membeli sepatu seharga Rp50.000 kita jual lagi seharga Rp60.000, dari selisih itu kita dapat keuntungan Rp10.000. Kalau saya dulu melakukan usaha ini dengan cara membeli kesuplier setelah ada yang pesan baru membeli agar resiko rugi kecil. jika stok barang resiko rugi lebih besar dan sistem Reseller ini cocoknya dilakukan secara offline. Sedangkan dropship sebenarnya hampir sama penegertian dengan Reseller hanya saja ini dilakukan melaui online. Jadi sistem dropship penjual tidak memegang secara fisik barang yang akan dijual biasanya berupa media gambar dan teks untuk menawarkan produknya.

Contoh Dropship

Contoh sistem dropship misalnya Anda jualan online via Facebook dengan mengupload foto dan dikasih penjelasannya lalu ada calon pembeli pesan 1 pcs. Setelah melakukan transfer pemebayaran di terima oleh Anda. Selanjutnya Anda melakukan pemesanan ke supplier melakukan pembeyaran dan si supplier Anda akan mengirimakan pesanan langsung ke pembeli tadi dengan nama toko online Anda. Jadi barang tidak melalui Anda terlebih dahulu untuk di cek maslah kualitas . Dalam sistem ini supplier benar-benar penting sekali untuk menjaga citra usaha Anda.

Melihat dari penegertian dan contoh di atas maka yang biasa dilakukan untuk berjualan online bagi yang belum mempunayai produk ialah dengan menjadi dropshipper. Dengan menjadi dropshipper kita tidak harus mempunyai barang untuk berjualan online . Kita cukup daftar ke suplier menjadi droshippernya,download gambar lalu mulai jualan.

Namun sebelum Anda memutuskan untuk jualan online sebagai dropshipper ada beberapa hal yang harus di perhatikan.

Seperti saya singgung tadi untuk menjadi seorang dropshipper supplier atau penyedia barang sangatah krusial. Bagaimana tidak kita jual barang tanpa melihat packing seperti apa ,barang nya oke apa tidak lalu dikirim ke pembeli atas nama kita. Jika ada apa-apa pasti komplennya ke Anda bukan ke supplier. Nah,oleh karena itu kita harus benar-benar perhatikan supllier ini dengan cara kita beli beberapa produk mereka oleh Anda untuk memastikan ketepatan waktu,kerapihan packing, dan kejelasan produk. Sehingga Anda benar-benar percaya diri untuk berjualan secara online karena memilih supllier yang terpercaya.

Berikut ini merupakan Plus minus menjadi seorang dropshipper.

Plus atau nilai lebihnya adalah kita tidak usah repot untuk stok barang. Tidak usah Packing dan mengirim barang ke pembeli cukup lakukan transaksi online dan barang pun dikirim ke pembeli dengan rapih. Nilai plus lainnya ialah meminimalkan modal usaha dan tenaga, resiko rugi juga kecil.

Minusnya kalau menurut saya sesuai dengan pengalaman adalah masalah keuntungan yang diperoleh relatif kecil. Karena dari supplier terkadang harga sudah cukup tinggi jadi skesulitan menentukan harga jual. Selain itu harga tinggi tapi kualitas barang sesuai dengan kualitas toko biasa. Karena itu pasti pembeli mikir-mikir lagi produk ke Kita kan. Harga tidak sesuai atau terlalu tinggi tidak akan laku,namun jika Anda lebih mahir jualannya mungkin hasilnya berbeda.

Join sistem reseller dan dropshipper bisa gabung dengan supplier yamg sudah terpercaya bisa cari di Google. Cara gabungnya pun ada yang gratis dan ada juga yang berbayar itu tergantung Anda pilih yang mana. Sedangkan supplier produk yang akan ada ikuti untuk join bisa di cari lewat Google.

Tinggalkan Balasan