Cara Mendapatkan Kerja di Pabrik Berdasarkan Pengalaman.

Cari kerja memang susah,tapi bukan berarti harus menyerah. Jika terus berusaha pasti suatu saat akan ada jalan untuk memperoleh apa yang di inginkan. Dan jangan lupa selalu disertai dengan doa kepada Allah.

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman yang mungkin bisa bermanfaat untuk kamu. Pengalaman saya akan di bagikan yaitu tentang cara mendapatkan kerja di pabrik.

Mungkin kenapa sih harus di pabrik untuk cari kerja?. Alasan saya dulu kenapa lebih memilih di pabrik atau PT adalah pertama biasanya gaji di pabrik sesuai dengan UMK atau UMR. Selain itu juga biasanya kerjanya juga teratur dan lain lain.

Nah,jika kamu juga sekarang sedang mencari pekerjaan untuk melamar di pabrik atau biasanya disebut PT. Berikut ini pengalaman saya tentang cara mendapatkan pekerjaan di Pabrik.

Sebelum saya memperoleh pekerjaan di pabrik saat ini. Tentu di awali dengan lamar-melamar. Bukan melamar pasangan ya kan belum bekerja. Awalnya tentu perjuangan juga sama seperti yang lain. Karena waktu itu belum booming cari kerja secara online maka yang dilakukan adalah mencari langsung ke kawasan industri. Selain itu bisa juga mencari infromasi lewat koran biasanya hari sabtu,dengerin lewat radio terus kirim lamaran via pos.

Dari sekian lamaran yang dikirim via pos hanya sedikit yang ada panggilan interview. Dan sisanya tidak ada kabar. Yang offline atau langsung nitip lamaran ke bapak security apalagi belum pernah ada panggilan.

Cara Mendapatkan Kerja di Pabrik Berdasarkan Pengalaman.

Justru saya mendapat kerja di pabrik adalah via jasa penyalur kerja atau biasanya disebut outsoursing. Pada awalanya sih ragu takut di potong gaji dan lainnya. Karena saya pernah juga join di salah satu penyedia jasa outsoursing jadi security yang ujung ujungnya pahit.

Karena kabar kebetulan dari sodara kayanya outsouring ini tidak potong gaji dan tidak ada biaya admin. Lalu saya coba deh untuk memberanikan diri melamar kerja lewat outsoursing tersebut. Lanjut cerita sayapun mencoba masukan ke yayasan atau penyedia jasa pencari kerja. Ada lowongan dan akan diberitahukan jika ada test.

Singkat cerita saya dapat panggilan setelah dua hari. Terus saya coba test disana Tes pertama selesai dan diminta untuk tunggu hasil tesnya seminggu. Katanya jika dalam satu minggu ada panggilan berarti lolos test pertama. Tapi jika tidak ada panggilan maka gagal

Ada tiga hari menunggu akhirnya ada kabar untuk test ke dua. Katanya langsung ke lokasi tempat PT yang nantinya jika diterima. Setelah sampai di PT tersebut langsung test lagi dan tunggu tes ke dua kedua lulus. Tes ketiga juga lulus,hingga test ke tiga lalu medikal check up.

Wah seneng banget waktu itu akhirnya bisa melepas gelar pengangguran. Walaupun waktu itu awal-awal sebagai karyawan kontrak terlebih dahulu. Pada intinya saya harus bekerja sebaik mungkin agar diterima sebagai karyawan tetap.

Dan sudah tak terasa kini sepuluh tahun sudah saya bekerja disana. Asam manis pahit sudah cukup dirasakan tinggal konsisten dan terus bekerja sebaik mungkin. Rasa jenuh bekerja pasti ada tapi harus mampu mengelola rasa jenuh bekerja tersebut agar tidak terpengaruh terhadap kerjaan. Mungkin caranya bisa baca postingan saya sebelumnya tentang cara menghilangkan jenuh bekerja.

Tinggalkan Balasan