Menginginkan sebuah pekerjaan yang ideal sesuai dengan keinginan adalah sebuah dambaan bagi setiap orang. Namun apa mau di kata terkadang takdir tidak sesuai dengan harapan. Menginginkan pekerjaan yang bagus dan mendapatkan penghasilan yang gede ,tapi takdir berkata lain untuk mendapatkan pekerjaan saja susah belum dapat-dapat.

Baca juga: Berbagi pengalaman cara mendapatkan pekerjaan.

Termasuk saya sendiri dari awal bangku sekolah SMA sudah membayangkan kuliah dan mendapatkan pekerjaan kantoran dengan gaji yang besar. Kenyataan akhirnya saya pun tidak lanjut kuliah dan yah,,jadi kuli…Tapi disitu tantangan hidup dimulai Saya harus bangkit dari keterpurukkan dan mulai menatap masa depan dengan penuh semangat dengan kemampuan dan keadaan yang realistis.

Jika saya ceritakan dari mulai lulus SMA karena tidak jadi kuliah malah kuli cukup panjang. Berbagai profesi pun saya coba mulai dari penjual makanan,sales regulator ,security,kuli bangunan hingga Buruh pabrik hingga saat ini paling awet sudah saya lalui.

Membicarakan tentang kerja di pabrik alhamdulillah saya sudah bekerja di prorfesi tersebut dari 2010 jadi lumayan lah sudah merasakan asam dan garam walaupun sedikit.

Baca juga: Sistem kerja di pabrik yang perlu kamu ketahui.

Dan mungkin untuk kamu yang akan melangkah kan kaki untuk melamar pekerjaan di pabrik. Dan sedang mencari informasi mengenai bagaimana kerja di pabrik. Bahkan di google ada yang mencari tentang kerja di pabrik dengan kalimat “capeknya kerja di pabrik“. Disini saya tidak akan membahas secara teknis capeknya seperti apa karena setiap perusahaan beda beda ,tapi secara motovasi yang mungkin bisa bermanfaat untuk kamu.

Perlu di ketahui oleh kita semua semua jenis pekerjaan memang bikin kita capek,baik yang kerjanya mengandalkan fikiran atau yang menggunakan otot sama saja. Membutuhkan energi untuk menyelesaikan pekerja- pekerjaan kita. Sama juga kerja di pabrik pasti capek baik secara fisik maupun fikiran,tapi di situlah tantangan bagi orang yang sadar akan hakekat bekerja yaitu tujuan untuk memperoleh nafkah butuh pengorbanan.

Waktu,fikiran dan tenaga adalah sesuatu yang mesti dikorbankan untuk memperoleh penghasilan bagi diri sendiri dan keluarga. Besrsykur adalah kunci saya bisa bertahan hingga hampir sepuluh tahun kerja di pabrik,walau terkadang capek kerja di pabrik dan juga jenuh.

Ketika saya sudah bekerja,hilang separuh rasa capek kerja di pabrik karena berkewajiban untuk menafkahi anak dann istri. Setengahnya lagi adalah bersyukur atas nikmat bekerja karena masih banyak diluar sana sedang mencari pekerjaan.

Tanamkan dalam fikiran bahwa bekerja pasti capek agar kita siap dan tidak menjadi manja. Coba fikir di masa depan kita tidak tahu jenis pekerjaan kita seperti apa. Kita tidak mungkin tidak bekerja untuk menafkahi untuk keluarga karena menginginkan pekerjaan yang tidak capek.

Jika pekerjaan Anda sekarang berat,coba ingat ingat ketika sedang melamar kesana kemari. Serasa serba salah, cape tapi tidak ada pemasukan. Rasanya pekerjaan apapun akan dilakukan yang penting bekerja dan mendapatkan penghasilan. Tidak memikirkan pekerjaan itu capek atau gaji besarkan yang penting kerja aja dulu. Sekarang bekerja jelas capek dan mendapatkan penghasilan.

Ingat-ingat kembali pekerjaan berat anda dimasa lalu akan membuat kamu bertahan di pekerjaan saat ini,ini juga sering saya lakukan agar terus bertahan di tempat kerja.

Kesimpualnnya adalah semua jenis pekerjaan butuh perjuangan berupa fisik dan fikiran tentu akan membuat kita capek. Termasuk bekerja di parik pasti akan capek juga. Namun setiap perusahaan pasti ada kebijakan masing -masing agar karyawannya tetap sehat dan aman.

Dan Juga : Cara menghilangkan jenuh kerja di pabrik.