Bekerja di pabrik setelah lulus SMA? Ketahui Ini Dulu!
Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Bekerja di pabrik setelah lulus SMA? Ketahui Ini Dulu!

Di antara kamu yang akan segera meninggalkan masa SMA yang indah? Ada banyak pilihan tentunya salah satu dari tiga yang sering kita dengar adalah kuliah, kerja, atau pernikahan?

Nah, bagi Anda yang beranggapan bahwa pekerjaan adalah pilihan yang akan Anda ambil setelah hari wisuda tiba, tentunya Anda membutuhkan banyak sekali informasi tentang pekerjaan. Pada artikel kali ini, saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang pekerjaan khususnya bekerja di pabrik. Hal-hal yang akan saya bahas adalah hal-hal yang kemungkinan besar akan sering Anda alami saat bekerja nanti.

Jadi, buruh, pekerja, pekerja, buruh, buruh atau karyawan pada dasarnya adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan imbalan berupa penghasilan, baik dalam bentuk uang maupun dalam bentuk lain kepada pemberi kerja atau pengusaha atau pemberi kerja

Sebagai informasi, pekerja dibagi menjadi dua klasifikasi utama:

Pekerja profesional, yaitu pekerja yang mengandalkan pengetahuan dan / atau keterampilan. Biasanya ditempati oleh para sarjana atau orang yang fokus mempelajari bidang tertentu.

Tenaga kerja manual yaitu pekerja yang menggunakan tenaganya untuk bekerja. Kita yang memiliki ijazah SD, SMP, atau SMA biasanya menempati klasifikasi ini.

Mengapa Pekerja Pabrik?

Jangan salah sangka dan remehkan kata ‘buruh’ disini sob. Pekerjaan ini mampu memberikan penghasilan tetap setiap bulannya. Pekerjaan ini juga merupakan salah satu pekerjaan yang dapat menyematkan kata “aman” pada status kita yaitu “mapan”. Upah UMR dan UMK tentunya tidak bisa dikatakan ‘kurang’, walaupun jumlahnya tidak akan membuat kita berkata ‘lebih’, karena jumlah ini tentunya relatif bagi setiap orang.

Bagi saya yang tinggal di desa dengan pengeluaran yang minim, bekerja di pabrik dan berpenghasilan lebih dari dua juta rupiah per bulan (menurut UMK dan UMR di daerah tempat saya bekerja) jumlahnya bisa dibilang lebih dari itu. cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi jika kinerjanya dinilai baik oleh atasan dan diangkat menjadi karyawan tetap, maka kita akan berada pada posisi ‘aman’.

Ketika kita menjadi pegawai tetap banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan yaitu bisa dengan mudah mengajukan cicilan rumah misalnya mendapatkan jaminan kesehatan, jaminan pensiun, jaminan PHK dan lain-lain sesuai dengan masing-masing perusahaan.

Karena memberikan posisi yang aman dan stabil, tentunya tidak sedikit orang yang berlomba-lomba menjadi karyawan tetap. Apakah Anda juga tertarik untuk mendapatkan pengalaman kerja di pabrik?

Ketahuilah ini sebelumnya.

Kompetisi masuk

Semakin baik perusahaan dan semakin tinggi gaji yang diberikan, semakin tinggi tingkat persaingan dan semakin ketat pemilihan yang digunakan untuk memilih karyawan. Contoh sederhananya, yakni tentang sertifikat kesehatan. Saat membaca kondisi yang tertera pada informasi lowongan kerja, kesehatan menjadi hal terpenting yang harus dimiliki oleh setiap calon pelamar. Betapapun bagusnya kualifikasi seorang calon pelamar, jika tidak dalam kondisi yang baik untuk bekerja tetap akan sulit mendapatkan pekerjaan.

Beberapa perusahaan sedang dalam proses ini, masalah kesehatan yang memadai dengan sertifikat medis yang diberikan oleh dokter mana pun. Sementara itu, beberapa perusahaan lain mewajibkan pelamar mengikuti tes kesehatan yang dilakukan oleh perusahaan dan di rumah sakit tertentu.

Banyak jenis seleksi yang digunakan oleh perusahaan, biasanya digunakan untuk keperluan tertentu yang berhubungan dengan pekerjaan. Namun, terdapat jalan pintas dan upaya instan untuk mendapatkan pekerjaan di luar prosedur dan ketentuan yang ada.

Ada kalanya, untuk mendapatkan pekerjaan, seseorang harus membayar sejumlah uang. Padahal pada informasi lowongan kerja disebutkan dengan jelas bahwa ‘Semua proses seleksi GRATIS! Waspadalah terhadap PENIPUAN! ‘

Sebagai orang yang paham akan sulitnya mendapatkan pekerjaan impian, tentu tidak tepat menilai orang yang punya uang dan mau membayar. Namun tentunya Anda harus berhati-hati dan cermat agar tidak menjadi korban penipuan nantinya.

Lingkungan Kerja

Setelah berhasil mendapatkan pekerjaan impian, kita akan menghadapi tantangan baru yaitu “bertahan hidup”. Setelah berjuang untuk mendapatkan sesuatu yang Anda inginkan, mempertahankannya adalah tantangan baru yang mungkin lebih sulit dari yang diharapkan.

Lingkungan kerja dan persahabatan adalah faktor utama apakah kita akan merasa nyaman dan betah di sebuah perusahaan. Setelah kompetisi masuk, kita akan memulai kompetisi baru yaitu kompetisi antar karyawan dalam menunjukkan kemampuan dan promosi. Dalam hal ini terdapat persaingan sehat dan persaingan tidak sehat.

Baca juga: Capeknya Kerja di Pabrik Tapi…

Tentu akan menyenangkan bertemu orang-orang yang bersaing dengan sehat. Tapi lain ceritanya kalau ketemu orang-orang yang bertanding, tidak sehat bahkan campur aduk bisnis pribadi dengan pekerjaan.

Kami harus memahami orang-orang di sekitar kami dan beradaptasi dengan baik.

Memilah teman akan sangat bermanfaat, pilihlah teman yang akan menjadi mitra kerja sama dan menjadi penyemangat. Kemudian pilihlah teman untuk menjadi pasangan, pilih juga teman yang akan dijauhi jika menemukan teman yang beracun.

Wawan

Adalah Seorang Karyawan Swasta di sebuah Pabrik KIIC Karawang. Selain kegiatan utama bekerja,saya juga suka nulis artikel di blog ini untuk berbagai pengalaman dan informasi. Blog ini juga merupakan media saya untuk saya ketertarikan lada duniah teknologi website.

Tinggalkan Balasan